Tugas Elektronika Industri 4
Impedansi adalah oposisi dari AC yang mengkombinasikan resistansi (R), Kapasitas (C) dan Induksitas (L). Komponen-komponen ini terdapat di dalam koil pada speaker, headphone, dan cross over network. Total oposisi di ataslah yang disebut impedansi (Z). Satuan impedansi adalah Ohm, dan dapat dihitung jika diketahui nilai R, C, dan L.
Rumus Impedansi adalah:
Dimana R adalah resistansi, XL adalah inductive reactance, dan XC adalah capacity reactance.
impedansi bisa dilihat sebagai reaksi, misalnya ketika menghubungkan sebuah efek gitar ke ampli sampai volume-nya mentok, tetapi suara yang dihasilkan tetap saja kecil. Ini bisa terjadi karena impedansinya tidak matching dengan power. Akibat impedansi yang tidak matching dengan power, suara jadi terdengar mendem, atau kurang treble. Ini berarti ada kaitannya dengan frekuensi suara yang hubungannya dekat sekali dengan kapasitor dan kapasitansi.
Impedansi juga memiliki persamaan dengan resistansi, dimana pada rangkaian serinya memiliki rumus sbb:
Sedangkan pada rangkaian paralelnya memiliki rumus sbb:
Impedansi pada earphone rata-rata berkisar antara 16-30 ohm.
Impedansi pada headphone amplifier rata-rata 100 ohm.
Impedansi pada speaker rata-rata berkisar antara 4-16 ohm.
Efek pada power jika speaker dirangkai paralel dan seri
Power sama dengan kuadrat dari arus dikalikan dengan impedansi. Berarti hubungannya dengan impedansi adalah berbanding lurus. Jika rangkaian earphone paralel, maka impedansi totalnya akan semakin kecil (berdasarkan rumus di atas). Maka, power yang dibutuhkan akan semakin kecil.
Sebaliknya, rangkaian seri menghasilkan impedansi total yang lebih besar, maka power yang dibutuhkan akan semakin besar.
Penurunan daya jika speaker dirangkai paralel jika dibandingkan dengan rangkaian seri.
Karena Power adalah kuadrat dari arus dikalikan dengan impedansi, maka penurunan power pada dua buah speaker yang di rangkai seri jika dibandingkan dengan rangkaian paralel adalah sebanyak (2Z-0,5Z). I. I = 1,5 P.
Sumber:
www.merlinpa.com
linkwitzlab home page
www.stttelkom.ac.id/staf/MRM/rangkaian%20listrik
Fisika Dasar II, Tippler
04:47 | | 0 Comments
tugas rl 2
TUGAS ELEKTRONIKA INDUSTRI 2
Dosen: Bpk. Budi Rahardjo
Nama: Pratiwi Woro Riesandhini
NIM: 13406163
arus
· Definisi
Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir tiap satuan waktu dimana aliran elektronnya memiliki besar dan muatan yang sama namun memiliki beda potensial.
· Simbol
Simbol untuk tegangan adalah I.
· Satuan (unit)
Besarnya arus listrik diukur dengan satuan banyaknya elektron per detik, namun
Hal ini bukanlah satuan yang praktis karena harganya terlalu kecil. Satuan yang
dipakai adalah ampere.
1 ampere = 1coulomb/det.
tegangan
· Definisi
Tegangan listrik (Voltase) adalah perbedaan potensial listrik antara dua titik dalam suatu rangkaian listrik. Besaran ini mengukur energi potensial dari sebuah medan listrik yang mengakibatkan adanya aliran listrik dalam sebuah konduktor listrik. Tergantung pada perbedaan potensial listriknya, suatu tegangan listrik dapat dikatakan sebagai ekstra rendah, rendah, tinggai atau ekstra tinggi.
· Simbol
Simbol untuk tegangan adalah V.
· Satuan
Berdasarkan hukum Ohm, V=IR, maka satuannya adalah ampere x ohm, atau volt.
Power
· Definisi
Energi yang diberikan pada elektron tiap satuan waktu didefinisikan sebagai
daya (power). Daya listrik juga merupakan laju hantaran energi listrik dalam rangkaian listrik.
· Simbol
Simbol untuk daya adalah P.
· Satuan
P=VI, maka satuannya adalah volt x ampere, atau watt.
01:02 | | 0 Comments
Tugas Elektronika industri: kesetrum.
Dosen : Bpk. Budi Rahardjo
Due date: 19 Februari 2009
Nama: Pratiwi Woro Riesandhini
NIM: 13406163
Prodi: Teknik Industri
Apa itu kesetrum?
Kesetrum adalah kata lain dari tersengat aliran listrik (electric shock). Kesetrum disebabkan oleh adanya kontak antara bagian tubuh manusia dengan sumber tegangan yang cukup tingi untuk menyebabkan terjadinya arus di dalam otot ataupun rambut. Hal ini dapat terjadi karena arus listrik mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah. Bumi atau tanah memiliki potensial yang rendah, dan listrik akan berusaha mengalir ke bumi dari sumber tegangan melalui konektor. Dalam konteks ini konektornya adalah manusia. Tubuh manusia sendiri bersifat sebagai konduktor karena persentase terbesar dari tubuh manusia adalah air, walaupun terdapat hambatan juga di tubuh manusia. Dengan begitu, arus listrik dapat mengalir melalui tubuh manusia, dan hal inilah yang dikatakan sebagai kesetrum. Arus minimum yang dapat dirasakan oleh manusia besarnya sekitar 1 miliampere (mA).
Kenapa berbahaya?
Arus tersebut dapat menyebabkan gangguan aliran energy di dalam tubuh yang tentunya berakibat pada terjadinya gangguan ringan atau fibrillation, atau bahkan kematian (electrocution). Sebagai contoh, kursi listrik digunakan untuk melakukan eksekusi pada tahanan yang dikenakan hukuman mati. Umumnya, arus yang mendekati 100 mA akan berbahaya atau bahkan mematikan jika melewati bagian sensitif pada tubuh.
Sebenarnya, efek dari kesetrum pada tubuh seseorang itu dipengaruhi oleh beberapa factor, diantaranya:
1. Resistor yang terkandung di dalam tubuh manusia
Umumnya besarnya resistor yang terdapat di dalam tubuh adalah 1500 ohm.
2. Besarnya arus dan arah arus yang melewati tubuh
Jika arus melewati organ-organ vital tubuh, maka bisa menyebabkan kematian.
3. Besarnya selang waktu ketika arus sedang melewati bagian tubuh
Semakin lama tubuh kita tersengat arus listrik, maka semakin besar resiko jantung kita mengalami fibrilasi yang dapat menyebabkan kematian.
Ambang batas kesetrum?
Persepsi mengenai tersengat aliran listrik itu bias berbeda-beda, tergantung dari tegangan, durasi, arus, frekuensi, dsb. Untuk DC, kesetrum itu bisa terjadi jika terdapat arus sebesar 5 sampai 10 mA pada frekuensi 60 Hz yang menyentuh bagian tubuh. Sedangkan untuk AC, kesetrum itu bisa terjadi jika terdapat arus 1 sampai 10 mA pada frekuensi 60 Hz yang menyentuh bagian tubuh. Berikut ini adalah tabel yang menggambarkan efek dari kesetrum bagi tubuh.
Bahaya kesetrum ac/dc? Kalo sama-sama 100 volt gimana?
Arus AC (alternating current) merupakan arus yang bolak-balik sedangkan arus DC (direct current) merupakan arus yang searah. Sebenarnya baik AC maupun DC dapat mengalirkan aliran listrik dan tentunya dapat membuat seseorang tersengat aliran listrik. Sebenarnya, arus AC dan DC sama-sama berbahaya jika tegangannya tinggi dan arusnya besar. Tegangan tinggi memungkinkan listrik bisa melewati medium yang punya hambatan besar (seperti tubuh manusia), sedangkan arus yang besar dapat menyebabkan kematian. Namun, tegangan tinggi dengan arus kecil tidaklah berbahaya, dengan kata lain tidak menyebabkan kematian dan hanya menimbulkan efek kaget saja. Selain itu kesetrum dapat menyebabkan kebakaran karena percikan api dapat muncul dari sumber tegangan.
Tegangan pada DC=1,4 tegangan pada AC. Untuk besar hambatan yang sama, dan arus yang besar, maka, akan lebih berbahaya tegangan 100 volt DC.
Sumber:
http://www.tpub.com/content/fc/14098/css/14098_34
http://en.wikipedia.org/wiki/Electric_shock
00:37 | | 0 Comments
narsis : number one
aqmarina andira itu adalah salah satu sahabat aku yang paling dekat untuk saat ini. dia itu adalah orang yang selama ini aku panggil item di sini dan baru kali ini aku tau kalo dia kurang begitu sreg atas nama 'item' ternyata.. hahahahah... maap naa. maap.. kan aku cuma gak pengen kehidupan temen" aku jadi terekspose gituloh. ntar kalo udah terekspose jadi kayak artis gitu, digosipin pacaran ama vokalis band lah, digosipin kawin siri lah, disomasi lah, dicekal lahh,, hidihhh.. serem kan tuhhh???
tapi aku seneng dooongg.. setelah baca ini aku baru sadar kalo aku juga berarti di mata orang lain seperti aku menganggap bahwa seseorang punya arti di mata aku. hehe..
yaudah dehh langsung aja..
cekidot.
aqmarina andira: tentang tiwi
Waktu itu gue lagi duduk di salah satu kelas di GKU barat sendirian, tiba-tiba seseorang yang belum pernah gue liat sebelumnya, datang menghampiri gue dan berkata, “anak SMA 3 juga kan? Kenalan dong!” Begitulah singkatnya bagaimana gue bisa mengenal Tiwi dan berteman sama dia sampai detik ini.
Kata yang paling menggambarkan Tiwi menurut gue adalah ‘teratur’. Tiwi hidup dengan agenda kehidupan yang diaturnya sendiri. Habis ini mau ngapain, kalo mau ngelakuin ini harus ngelakuin ini sebelumnya, ngga boleh ngelakuin hal ini, kalo hal yang satunya belum selesai, dan sebagainya. Hampir semua hal dalam hidupnya uda dia rencanakan sebelumnya, atau paling ngga uda dia pikirkan dampak dan akibatnya. Dan hebatnya lagi, Tiwi itu sangat patuh sama rencana yang uda dia buat. Dia adalah salah satu orang yang paling kukuh pendirian dan sulit dihasut untuk membelot dari rencana awal. Haha.
Walopun teratur dan sesuai dengan rencana, tapi Tiwi ngga seperti kebanyakan orang teratur yang biasanya membosankan. Kenapa? Karena tiwi selalu memasukkan aktivitas bersenang-senang dalam setiap rencana yang disusunnya. Ini adalah poin lain yang menurut gue jadi kelebihan Tiwi. Dia bisa tetap bersenang-senang dengan kadar yang pas, tanpa mengacaukan atau melanggar rencana yang telah dia susun karena di dalam setiap rencana kehidupannya, dia uda mengalokasikan slot untuk bersenang-senang. Intinya, menurut gue Tiwi adalah desainer kehidupan yang baik.
Ngga bisa dipungkiri, Tiwi punya andil besar dalam kehidupan perkuliahan gue. Keteraturan dan kepatuhan tiwi terhadap desain kehidupan yang dia bikin, menyadarkan gue bahwa di kehidupan kuliah yang notabenenya adalah miniatur kehidpan yang sebenarnya ini, gue ngga bisa lagi hidup dengan mengandalkan kemampuan beradaptasi dan menunggu arus seperti yang biasa gue lakuin lagi. Gue harus mulai mendesain tujuan dan langkah-langkah yang harus gue ambil. Gue sangat berterima kasih pada Tiwi karena selalu mengingatkan gue pentingnya menata diri. Dan terlebih lagi, gue berterima kasih ke Tiwi karena selalu narik gue kalo gue uda mulai males gerak, padahal sebenernya gue masih mampu. Makasih Tiw!
Tiwi itu orangnya open minded, dia mau ngedengerin apa yang orang denger, ngga maksain apa yang jadi keinginannya, tapi juga ga gampang “iya, iya aja” dan mau memperjuangkan keyakinannya kalo dia ngerasa bener. Tiwi juga ngga pernah malu buat ngakuin kalo dia salah, walopun kadang-kadang suka punya perasaan bersalah dan ngga enakan yang berlebihan. Misalnya dia salah ngomong, trus uda minta maaf ke orang yang bersangkutan, tapi ntar masih bakalan panik, “adu aku ga enak, Na! Ngga papa kan? Dia ngga marah kan?” terus dan berulang-ulang sampai beberapa waktu yang cukup panjang.
Tiwi itu bisa mensuarakan perasaan dan pikirannya. Dia bisa menceritakan dan membagi ke orang-orang apa yang dia rasain, sesuatu yang sulit gue lakuin. Jadinya, dengan mendengar cerita-cerita Tiwi tentang apa yang dia rasain, gue jadi inget lagi gimana rasanya sebel ama orang, kagum ama orang, sayang ama orang dan sebagainya.
Satu hal yang gue yakini tentang Tiwi, Tiwi bakalan jadi ibu yang baik. Ibu yang ngga kenal nyerah dalam ngedidik anaknya. Ibu yang tegas dan peduli sama anaknya. Ibu yang kuat dan disayangi ama anak-anaknya. Kenapa gue begitu yakin? Karena saking bebelnya gue, Tiwi uda kayakberlaku kayak nyokap gue di kampus. Bangunin gue pagi-pagi (Oh, ngga bisakah lo membiarkan gue melakukakan beauty sleep), ngingetin jadwal dan janji ini itu gue, nelponin gue, dan sebagainya. Haha, mama Tiwi!
Tapi, walopun sikapnya uda kayak nyokap-nyokap, tapi kalo uda masalah “dewasa”, Tiwi tuh polos banget. Kayaknya otaknya belum tercemar ama istilah-istilah “dewasa” deh. Gue jadi bingung, kan tua an lo Tiw, tapi masa ngertian gue soal “begituan”, haha. Jadi berasa gue yang ngeres kan!
Tiwi itu susah mengekspresikan dan mengakui rasa sayangnya. Contohnya ke keluarganya. Dari cerita-cerita Tiwi, gue yakin banget Tiwi tuh sayang banget ama nyokapnya dan sangat mengagumi bokapnya, tapi denger dari ceritanya juga, kayaknya Tiwi itu jarang mengekspresikan rasa sayang dan kagumnya itu. Kenapa Tiw? Trus yang gue masih ngga habis pikir sampe sekarang adalah kenapa Tiwi selalu menganggap adeknya musuh? Kan enak Tiw punya sodara cewek yang umurnya ngga jauh beda. Bisa cerita semua-muanya ke sodara lo. Ya ngga?
Satu lagi, selalu punya target dan tujuan itu bagus banget. Itu bikin hidup lo jelas dan ngga diem di tempat. Tapi jangan lupa untuk selalu bersyukur ama apa yang uda lo punya Tiw. Liat diri lo, liat seberapa banyak yang uda lo punya, sehebat apa lo di mata orang lain, liat seberapa beruntungnya lo dibandingin orang lain, liat betapa banyak orang yang sayang ama lo, dan sebagainya. Jangan ngeliat ke depan mulu, kadang-kadang sempetin waktu lo sebentar buat ngeliat ke belakang dan ke sekeliling lo. Oke! Sukses Tiw! I know you will!
comment:
makasih naaaa... woww.. aku baru nyadar kalo aku itu kayak ibu". pastinya ibu" yang cantik ya-kan-ya-dong? hehehe.. terimakasih na, masukannya. seperti tulisan di buku aku:
I'm working on it.
aku lagi berusaha menjadi lebih baik teman.
aku lagi meningkatkan standar hidup aku nih.
seperti dosen yang menaikkan standar kurikulum.
minta bantuannya buat lebih diingetin aja.
yang jelas, aku lagi punya desire yang gede buat menjalankan hidup di smester ini.
semoga hasil yang dicapai memuaskan.
amin.
06:14 | | 0 Comments
2 hal yang menaikkan adrenalin
Akhirnya another smester berat pun selesai dengan hasil yang bisa dibilang lumayan. Walopun satu nilai masih belom keluar, tapi aku sih ngarepnya minimal B, supaya ip aku bisa diatas 3. Amiiiiin yarobbal allamiiin...
Liburan yang cuma seuprit tapi lumayan bisa membalas ke-hectic-an smester lalu ini sebagian besar aku abisin hanya dengan nongkrong” (di depan tivi), begaol (di dunia maya), mengerjakan project (pembangunan apartemen dan rumah di the sims 2), jalan” (dari dapur ke ruang tv, dapur ke kamar, dan dapur ke ruang komputer) dan nonton” (infotainment, sinetron, kadang” dvd) aja. Bisa diitung pake jari lah, berapa kali aku ke kampus, berapa kali aku maen sama temen” ke mall, dan berapa kali aku karokean.
Tapi yang bikin beda di liburan ini adalah...
Untuk pertama kalinya aku ngerasain hal yang bener” menaikkan adrenalin, hal” yang biasanya aku tolak untuk aku lakuin, dan hal” yang bisa bikin aku bangga ama diri aku sendiri.
Yang pertama adalah rafting.
Aku, orang yang jarang sekali olah raga karena mentang” udah kurus, orang yang males banget panas”an karena mentang” udah punya kulit yang “eksotis”, dengan tanpa pikir panjangnya nerima ajakan buat ikutan rafting. Walopun cukup shock dengan warna air kali-nya yang coklat. Aku berusaha untuk pura” lagi naik perahu berbentuk angsa di tengah sungai capuccino.
Di jeram pertama aku bener” teriak dengan sekuat tenaga. (Herannya, kenapa pas karokean suara aku nggak bisa setinggi itu ya?) oke, back to rafting. Kombinasi antara capuccino, arus deres, dan batu” emang lumayan bisa bikin merinding, yahh minimal berharap semoga bisa selamat sampai tujuan lah, tanpa ada anggota badan yang berkurang karena kemakan ikan piranha atau buaya. Hehe.. ga deng bercanda.. sungai yang aku arungin bukan sungai amazon kok. Tapi Sungai Cisangkuy, yang letaknya deket” desa yang pernah aku datengin bareng anak” ti pas acara Kembang Desa. Sungainya ternyata nggak terlalu dalem, tapi banyak banget batunya. Ampe nggak keitung berapa kali perahunya musti kita goyang”in gara” nyangkut di batu.
Ternyata eh ternyata makin lama ngedayung, rafting itu makin kerasa enak. Sumpah.. nagihh!! Apalagi waktu lagi ngelewatin air terjun dan kita melakukan gerakan “Boom”. Itu bener” bikin nagih.
Hal kedua adalah operasi.
“kamu nih, orang” pada takut operasi, kamu malah pengen dioperasi!” omel mama waktu aku minta dioperasi mata ikan secepatnya. Sebenernya, yang ada di pikiran aku waktu itu adalah aku nggak pengen praktikum RL dan PTI dengan pincang”, atau lompat engkle dari gerbang belakang ke TI, dari TI ke gedung kuliah, dan yang paling serem adalah lompat engkle ke lantai 9134 Gedung GKU barat. Itulah yang bisa bikin aku nekat, walopun sebenernya kau takut banget ngeliat darah, ngeliat jarum, dan takut ngerasa ada sesuatu yang sakit di anggota badan.
Awalnya, aku mengalami kapalan di telapak kaki aku yang makin lama kok makin tebel dan nggak sembuh”. Aku curiga itu mata ikan. Tapi kata temen” aku yang pernah mata ikan, yang aku alamin itu nggak kayak mata ikan. Karena smester kemaren itu super duper sibuk, jadi aku memutuskan untuk ke dokter di akhir smester aja, ketika uas udah beres.
Begitu uas beres, aku langsung ngajak mama papa ke rumah sakit. Tapi di rumah sakit ini, aku bener” kecewa. Aku dikasih dokter yang udah tua, jutek, dan udah pensiun pula. Sebagai manusia yang cantik jelita, tentu aja aku nggak berani untuk mempertaruhkan nyawa aku di tangan dia. Kebetulan banget mama aku juga punya pikiran yang sama. Jadi kita memutuskan untuk pindah ke rumah sakit yang lokasinya deket kampus aku, berdasarkan rekomendasi dari temen aku yang abis dioperasi mata ikan juga.
Setelah ngurus” perwalian aku langsung lari ke rumah sakit dan daftar ke poli bedah. Dan saat itu adalah 2,5 jam paling lama dalam hidup aku. Semua orang yang keluar dari situ pake kursi roda semua, bawa infus, dan ada anggota badannya yang dibalut perban atau digips. Beberapa kali aku denger suara jeritan dari dalem ruangan pojok itu. Dan beberapa kali juga dokter berbaju ijo, yang sayangnya nggak seganteng dokter” di grey’s anatomy, keluar masuk sambil bawa hasil usg atau rontgen pasien.
Karena aku termasuk anak yang jaim di depan orang tua, akhirnya aku mengekspresikan kegugupan aku dengan berjuta-juta kali mengsms temen” aku.
Sampe akhirnya nomor 37 pun dipanggi dan aku disuruh masuk, terus duduk di tempat tidur operasi. Rasanya jantung aku mau copot. Mama aku yang sok tabah akhirnya mengekspresikan kegugupannya dengan bilang,
“mbak, mama di luar aja ya,”
“Aah, mama curaang ahh. Di sini ajaa.”
“ya udah, tapi awas looh kalo teriak” atau bilang aduh-aduh”
Antara mau ngomong ‘ya elah’, ama ‘ya ampuun co cwiiit banget’. Akhirnya aku cuma manyun aja. Di dalem situ aku cuma 5 menit, soalnya dokternya cuma megang mata ikan aku dan bilang, “oh, ini mata ikan nih.. asalnya dari kapalan. Mau diangkat sekarang kaan? Sekarang aja lah yaaa.. ya udah, adek tunggu dulu di depan. Nanti dipanggil urutan ke empat.”
Ketika kita berdua keluar papa aku bingung.
“waah cepet banget. Sakit nggak?”
“belom pak, operasinya urutan ke empat,”
“ooh..”
Akhirnya si suster ngocol itu manggil aku ke dalem dan mempersilahkan aku tiduran tengkurep di kasur yang paling ujung. Aku ngelewatin orang” yang lagi dioperasi sambil tutup mata. Yang aku denger, ada ibu” yang teriak”, ada mas” yang lagi ngeliatin mata ikannya yang udah dimasukin ke dalem toples kecil, dan ada dokter yang lagi megang” sesuatu yang bunyinya klinting-klinting. Serem abis.. di situlah mama aku mengambil kesempatan untuk kabur dan nunggu di luar. Huuuh.. curaaaang.
Operasi berlangsung tanpa rasa sakit. Tapi eh tapi.. pas disuntik doooong.. mantaaaap abiis. Huuh. Coba disuntik kayak gitu pas lagi puyeng ngerjain tugas pemodelan. Dijamin. Pasti kebetean langsung ilang. Tapi setelah itu kesakitan melanda. Itu baru suntikan pertama. Setelah ke-6 kalinya disuntik, aku langsung merasa kaki aku dingin dan mati rasa. Tiba” aja selesai dan tau” aku udah jalan dengan menggunakan tumit aja.
05:19 | | 2 Comments
jangan-jangan beneran ada kamera..
haduhh..kok sinetron indonesia makin nggak mutu yah.
barusan aku ngeliat artis sekaliber titi kamal maen di sinetron yang aneh banget.
kenapa aneh???
soalnya di situ ada bayi bermata tiga. dua mata di posisi normal, satu mata lagi di jidat.
oh come on..
itu nggak banget loh. kenapa coba matanya harus tiga?
udah ah, nggak penting deh.
pentingan baca cerita aku:
kemaren, nih aku berasa lagi nonton sinetron live.
abis ngerjain pemodelan di kosan temen, sebutlah namanya Gigan (abisnya dia gigantisme. kalo kata pske dia persentil seribu. tingginya gak beda jauh ama yang di depan rumah, yang nyambungin kabel" itu loh).
jadi dari kosannya dia, aku naek angkot margahayu sekali doang. beruntung jalanannya lancar. jadi aku nggak bete. malah jadi asyik.
kenapa asyik?? soalnya aku bisa nguping omongan 3 orang tante" yang umurnya kira" sepantaran sama bude aku lah. mereka duduk tepat di depan aku.
sebutlah nama orang yang paling kiri adalah tante dut, tante tik, tante auk. kenapa dut, soalnya dia punya banyak hiasan lemak di sekeliling perutnya. kenapa tik, soalnya menurut aku dia yang paling cantik. kenapa auk, soalnya menurut aku dia yang paling mikir "auk ah gelap". hahaha..
ketiga tante itu ngomongin anaknya dan menantunya kakak sulung mereka.
aku langsung kepengen nguping waktu si tante dut bilang dengan nada tinggi dan menggebu-gebu, " itu ya si Meli, menantu kurang ajar!"
terus tante tik bilang "iya tuh," dan tante auk cuma manggut-manggut doang.
terus tante dut ngomong lagi: "si meli tuh maruk banget, dia itu pengen menguras harta kita" aja. rumah yang dia tinggalin itu kan bukan punya dia, tapi dia udah berlagak kayak punyanya sendiri aja. padahal nggak ada sepeserpun harta yang dia sumbangin buat rumah itu! itu kan rumah peninggalan opa!"
lagi" tante tik cuman bilang "iya, ya si meli tuh harusnya nggak gitu", dan lagi" juga tante auk cuman melengos dan manggut".
jadi, dari omongannya si tante dut aku bisa menyimpulkan bahwa anaknya kakak sulung mereka itu ada 3. namanya natalie, abang dan ade. nah, si menantu kurang ajar itu adalah istrinya si ade. kata si tante dut, si meli itu orangnya kopet, trus maruk, trus nggak tau diri, trus nggak tau terimakasih, trus keukeuh mau ngambil sepertiga bagian dari hasil penjualan rumah yang diwarisin sama opa untuk ketiga cucu dari anak kakak sulungnya mereka..
nah, disinilah aku akhirnya bisa mendengar suara tante auk yang mengutarakan pendapatnya secara objektif tentang hak si meli yang udah jadi istrinya ade, dimana meli yang mewakili keluarga ade bisa aja minta bagian dari rumah itu. tapi tante dut tetep keukeuh bahwa si meli itu harus dituntut sama keluarga besar mereka.
makin lama aku di angkot dan makin deket aku sama rumah, si tante dut makin panas. dia mengeluarkan segala pikiran negatif yang ada di kepalanya tentang si menantu kurang ajar itu.
namanya juga ibu", nggak mungkin kalo membahas sesuatu masalah itu secara terfokus. dijamin 100 persen, pasti merembet ke sana sini.
"pokoknya ceu, saya mah kalo punya menantu kurang ajar gitu pasti udah saya usir. saya pecahin piring di depan mukanya. si meli itu maruknya pasti turunan dari orang tuanya deh. emang dasar anak orang nggak punya sih. jadi kalo ngapa"in itu kesannya jadi kampungan. orang tuanya itu juga maruk banget. saya pernah ceu, ke rumah orang tuanya. itu mah yang namanya jeleeeeeeeekkkk banget rumahnya. masih bagusan kandang sapi. orang nyiram berak aja keliatan dari depan rumahnya (oo..kayaknya si tante dut ini lebay banget di bagian ini).
masa ya, belanja sehari cuma 7000. dapet apa hari gini 7000? kucing saya aja saya kasih makan pindang sehari abis 8000.
makannya ceu, jangan mau punya menantu orang miskin. orang miskin itu pasti maruk. pasti maunya nguras harta kita aja.
lagian saya meuh amit" kalo ke besan cuman disuguhin sayur. ih.. nggak level makanan orang melarat kayak gitu mah.
kalo ada duit sedikit pasti saya sempetin deh beli roti ke supermarket.
orang beli mercy aja mampu (oow.. aku yang naik mercy atau mereka yang naik angkot ya?).. kenapa saya mesti makan makanan gembel?"
iih... rasanya aku pengen ngelempar sepatu ke mukanya si tante dut yang omongannya nggak pake sensor deh. dari situ aku bisa bilang kalo dia itu orang kaya baru.. biasanya orang kaya baru kan sombongnya setengah mampus. aku jadi bertanya",, yang nggak bener itu sebenernya si meli atau si tante dut ya??
mungkin kesimpulan yang bisa aku ambil dari perjalanan kosan gigan-rumah aku adalah:
- sayur itu bukan makanan orang melarat, tapi makanan orang cantik.
- jadi sering"lah makan sayur kalo nggak mau gendut.
- trus kalo mampu beli mercy mendingan nggak usah naik angkot lah. enakan naik mobil, disopirin, bisa denger lagu, bisa tidur, adem..ahhh... pokoknya enak.
- trus kalo punya menantu jangan yang kurang ajar.
- janganlah jadi menantu yang kurang ajar.
- menikahlah dengan orang yang tidak kurang ajar.
- jangan menikah dengan orang yang memiliki tante seperti tante dut.
- menikahlah dengan orang yang memiliki tante seperti tante auk.
- kalo udah menikah, tinggallah di apartemen, atau belilah rumah baru yang keren.
- janganlah tinggal di rumah yang sudah diwariskan untuk orang yang kita nikahi, tapi tidak diwariskan untuk anak" dari tante"nya orang yang kita nikahi.
04:53 | | 7 Comments
START's SIGN
Udah lama ya, di blog ini nggak ada postingan baru.
Yah abis.. udah lama juga aku kehilangan feel buat nulis sesuatu.
Semester lima ini udah bikin aku gila.
Mungkin aku masuk ke satu tahap yang baru di kehidupan aku. Aku masuk ke tahap dimana aku disuruh belajar buat jadi professional. Butuh kesabaran ekstra. Butuh keikhlasan yang tinggi.
Pfuhhh..
Semester lima ini benar” berbeda. Kalo dianalogiin mungkin aku tuh udah kayak artis. Nggak punya waktu main dan jalan-jalan ama temen”. Bedanya mungkin, kalo artis nggak ngerjain ptktk assembly. Artis juga masih sempet nyalon.
Kayaknya sekarang ini adalah masa-masa terkucel aku selama di kampus. Aku merasa iteeeeeemmm banget. Aku juga udah nggak perduli lagi ke kampus mau pake baju apa. Prioritas utama adalah tugas dan bagaimana aku bersikap profesional ama temen” sekelompok aku.
Keinginan aku yang paling besar saat ini adalah jalan” ke mall, belanja, dan nyalon.
Tapi kalo seharian dipake buat begituan, taruhannya adalah lulus atau nggaknya aku di akhir smester. Pengen deh melarikan diri dari tugas walopun cuma sebentaaar aja. I need a rest to overcome fatigue.
Huhh..
Sekarang ini juga aku udah mulai bisa membuka pikiran dan hati. Aku udah punya banyak banget temen yang bisa aku curhatin. Dan aku juga udah bisa merasakan siapa” aja yang benar” menganggap aku ini adalah temen atau sahabat dan siapa” aja yang mendekati aku kalo ada maunya aja. Tapi aku cukup membuka diri kok buat berteman ama siapa aja.
Dan yang jelas smester ini udah buat aku menyadari apa yang namanya kehidupan.
Di smester ini pun aku makin sayaaang banget ama mama. Awalnya aku pikir mama aku itu sosok yang independent dan sama sekali nggak melankolis. Tapi ternyata aku mulai bisa melihat sisi” emosional mama. Ahh.. jadi sedih.
Udah ah.
Berhubung aku lagi males nulis.. ntar lagi deh, besok” disambung ama topik” yang bisa bikin aku seger buat membahasnya. Yang jelas. Blog ini adalah penanda garis start kalo aku bakalan menulis lagi.
Oke..
You know you love me
xoxo
00:00 | | 0 Comments


